Horee Jay Naik Kelas
Hari ini Sabtu tanggal 15 Juni 2013, tepat sekira pukul 08:29 saya bersama anak saya Jay berkemas untuk berangkat kesekolah untuk mengambil raport. Karena ini merupakan permintaan pihak sekolah agar anak dalam mengambil raport harus didampingi.
Setibanya kami di sekolah Bintang Mandiri School, acara ternyata sudah mulai saya pun bersama Jay mojok sambil melihat jalannya acara.
Setelah lama Jay minta dilepas karena ingin bermain-main di area sekolah, saya merasa gembira melihat hampir semua Ms dan Mr nya memanggil Jay bahkan ada yang sampai mencium Jay. Kasih sayang yang mereka tunjukkan pada Jay membuat saya merasa senang telah menyekolahkan anak saya di sekolah ini (Bintang Mandiri School).
Setelah lama menunggu sambil mencari udara segar diluar HP saya berdering rupanya siswa saya sudah tiba dirumah. Saya pun meminta ijin kepada kepala sekolah untuk mengambil raport terlebih dahulu namun oleh beliau diminta nunggu sebentar lagi, tak lama menunggu akhirnya raport bisa diambil di kelas masing-masing. Kelas Jay adalah Jempiring Class. Waktu ditunjukkan nilai raport Jay, kami sebagai orang tua merasa lega karena nilainya lumayan bagus walau sejujurnya kata guru walinya Ms Erma, Jay masih dibantu. Namun nilai yang bagus tentu memberi kami motivasi untuk mengajar Jay dirumah. Walau sesungguhnya jika dilihat kemampuan Jay dirumah yang menurut siswa komputer saya, " Jay adalah anak yang sangat cerdas dan cepat" bahkan menurut siswa troubleshooting saya kalo mereka nggak bisa, mereka akam memanggil Jay kalo Jay nggak bisa mereka akan berkata: "Si Jenius Jay aja nggak bisa apalagi saya". Begitu sering siswa saya memuji, bahkan ada yang bilang berapa ya kira-kira nilai Jay di sekolah pasti 10 lebih ya. Itulah kata-kata yang sering terungkap. Maka dengan nilai yang tertera di raport walau dibantu, tapi bagi kami dirumah nilai itu sudah pantas diterima Jay.
Berikut saya akan cantumkan tulisan kecil-kecil, bagaimana anda membacanya?... Kalo belum bisa berarti kemampuan anda masih di bawah Jay, termasuk juga saya yang menguasai hampir 70 software komputer bahkan saya aktif ajarkan di Dre@ming Media, juga merasa dipecundangi oleh Jay. Berikut tulisannya:
=========================================================================
Brahma disini bermakna dapur dengan jalikan tempo doeloe dimana oarang memasak dengan kayu bakar. Kenapa Jay dilukat disini karena ketika kakeknya tidur pada suatu ketika dia bermimpi agar Jay dilukat, namun dalam mimpinya disimpulkan Jay dilukat di depan surya. Setelah ditanyakan pada orang suci atau balian, Jay harus dilukat didepan Brahma. Hal ini terjadi karena ketika saat Jay menjelma ke mercepada Jay sempat mengalami kesulitan dan disanalah Jay di tolong oleh Dewa Brahmana.
Brahma disini bermakna dapur dengan jalikan tempo doeloe dimana oarang memasak dengan kayu bakar. Kenapa Jay dilukat disini karena ketika kakeknya tidur pada suatu ketika dia bermimpi agar Jay dilukat, namun dalam mimpinya disimpulkan Jay dilukat di depan surya. Setelah ditanyakan pada orang suci atau balian, Jay harus dilukat didepan Brahma. Hal ini terjadi karena ketika saat Jay menjelma ke mercepada Jay sempat mengalami kesulitan dan disanalah Jay di tolong oleh Dewa Brahmana.
=========================================================================
Sesungguhnya kata kepala sekolah nilai sangat mudah bagi kami, kami bisa menulis berapapun, namun yang terpenting Jay mampu berkembang seperti biasa. Kata itu sungguh melegakan bagi kami karena nilai yang baik akan memberi motivasi yang besar dalam mengajar Jay dirumah. Namun perkataan kepala sekolah bukannya tanpa alasan karena mengganggap Jay nggak mampu berbuat apa-apa, bahkan membaca tulisan koran dirumah Jay mampu namun di sekolahpun dianggap nggak mampu baca karena belum bisanya para Ms dan Mr dalam mengarahkan Jay. Mungkin hal ini terjadi karena ketika ada siswa seperti Jay, jalan satu-satunya pihak sekolah meminta agar orang tua mendampingi siswa yang bersangkutan sehingga para Ms dan Mr tidak bisa belajar menghandle secara langsung dan menemukan banyak ilmu disana. Kedepannya kami mengharapkan para Ms dan Mr turun langsung menghandle anak-anak hiperaktif dan autis. Karena kalo seorang guru mampu menghandle anak-anak seperti ini, maka menghandle anak-anak yang biasa akan sangat mudah dilakukan bahkan sambil tidurpun bisa.
Tapi apapun kedepannya, saat ini kami sebagai orang tua berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada kepala sekolah, Ms dan Mr yang baik kepada Jay.
Jay Melukat
Melukat berarti memandikan orang yang dilalukan secara adat agama hindu di bali yang dipinpin oleh orang suci yang disebut mangku atau balian.
Hari ini Jay melukat karena sesangi dari nenek dan kakeknya jika Jay berkembang dengan lebih baik komunikasinya bagus, sosialisasinya baik, ngomongnya lancar, Jay akan di lukat didepan Brahma.
Brahma disini bermakna dapur dengan jalikan tempo doeloe dimana oarang memasak dengan kayu bakar. Kenapa Jay dilukat disini karena ketika kakeknya tidur pada suatu ketika dia bermimpi agar Jay dilukat, namun dalam mimpinya disimpulkan Jay dilukat di depan surya. Setelah ditanyakan pada orang suci atau balian, Jay harus dilukat didepan Brahma. Hal ini terjadi karena ketika saat Jay menjelma ke mercepada Jay sempat mengalami kesulitan dan disanalah Jay di tolong oleh Dewa Brahmana.
Pelaksanaan ritual seperti ini memang nyata dan bukan mitos didalam ajaran agama hindu, banyak sudah orang dikenai permintaan seperti ini menurut tukang bantten dimana kami membeli banten.
Namun apapun itu kami berharap Jay kedepannya bisa berkembang seperti anak biasa, dan dikelak kemudian hari bisa menjadi anak yang cerdas serta bisa berguna bagi masyarakat luas.







Posting Komentar